Membenahi Aqidah Umat dalam Kehidupan Modern

Rp200,000

ISBN 978-623-5427-10-2 Tahun Terbit  2022 150 Halaman

Deskripsi

Dalam ajaran Islam, Aqidah/Iman, Syari’ah/Islam, Akhlak/Ihsan,  menjadi arkanuddin (rukun agama) atau nilai dasar Islam atau prinsip dasar Islam. Ketiga rukun/unsur/nilai dasar itu menjadi satu kesatuan tak terpisahkan dan saling mempengaruhi antara satu dengan lain nya.

Unsur atau nilai dasar iman/aqidah menjadi unsur paling pokok dalam tataran ajaran Islam, yang diberi nama “Ushuluddin” (pokok agama), sedangkan unsur/nilai dasar syri’ah menjadi bagian cabang yang dibetri nama “Furu’uddin” (cabang agama). Karena menjadi unsur atau nilai dasar yang paling pokok, maka iman/ aqidah itu menentukan segala-galanya, menentukan nilai dasar  syar’ah (ibadah dan mu’amalah) serta menentukan nilai dasar akhlak/ihsan/moral.

Syari’ah (ibadah) apa saja tidak sah dan ditolak jika tidak berdasarkan pada iman/aqidah. Prilaku/akhlak yang baik, sekalipun bernilai positif di sisi manusia, namun ia tidak bernilai sama sekali di sisi Allah jika prilaku/akhlah yang baik itu terlepas dari landasan iman/aqidah, karena akhlak yang baik itu harus sebagai hasil dari ibadah yang berlandaskan iman/aqidah.

Jadi iman/aqidah yang berkualitas itu adalah iman/aqidah yang bermanifestasi dalam bentuk syari’ah (ibadah dan mu’amalah) yang berkualitas, dan iman/aqidah yang berkualitas itu harus dapat dibukti kan dengan akhlak karimah sebagai indikator pokoknya.

Bila terjadi krisis akhlak/moral pasti bersumber dari krisis iman (aqidah) yang berdampak kepada krisis ibadah (syari’ah) dan ber muara pada krisis akhlak/moral itu. Karena itu solusi dari krisis akhlak/moral yang berada di bagian ujung itu, adalah dengan mem benahi kembali iman/aqidah di bagian pangkalnya, atau kusut diujung kembali ke pangkal.

Menurut ajaran Islam, aqidah/iman menjadi salah satu fithrah manusia (QS.30 : 30), dan iman itu bisa tumbuh dengan subur dan berkembang sehingga bermanifestasi dalam amalan/ibadah yang menghasilkan akhlak karimah/ihsan. Sebaliknya  iman  yang menjadi fithrah manusia itu bisa pula tidak/kurang berkembag, sehingga seakan-akan iman itu hilang.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Membenahi Aqidah Umat dalam Kehidupan Modern”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *